Garap Dakwah Milenial dan Gen Z, PP ‘Aisyiyah Bekali Mubalignya Keterampilan Dunia Digital

oleh
iklan

YOGYAKARTA – Tindak lanjuti amanat Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah dorong supaya kader perempuan berkemajuan familiar dengan digital.

Dunia digital yang semarak di era sekarang menjadi medium dakwah yang efektif untuk menyasar generasi milenial, dan Gen Z. Kelompok usia tersebut memiliki kelekatan dengan gawai yang menyambungkan mereka dengan dunia digital, dan dari sana mereka mendapat informasi – termasuk ihwal keagamaan.

“Workshop kali ini sangat tepat, agar dakwah dapat tersampaikan pada seluruh elemen masyarakat terutama pada generasi Z yang dimana mereka mencari segala informasi melalui satu sumber yang sangat mudah, dengan sekali “klik” akan muncul jawabannya,” kata Salmah pada (1/12) dalam pelatihan mubaligh digital ‘Aisyiyah.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP ‘Aisyiyah, dan diikuti oleh perwakilan dari MTK PWA se-Jawa, Bali, dan Lampung, serta MTK PDA se-DIY ini diselenggarakan mulai 1 sampai 3 Desember 2023 di University Club Universitas Gadjah Mada (UC UGM).

Dalam pelatihan tersebut, Salmah menekankan supaya mubaligh ‘Aisyiyah untuk ikut menyemarakan dakwah persyarikatan melalui media digital. Pandangan keagamaan tengahan yang dimiliki ‘Aisyiyah harus hadir memberi warna di jagat digital.

Dia berharap, melalui hadirnya ‘Aisyiyah di berbagai platform digital akan mempermudah generasi mudah dalam belajar agama Islam yang Berkemajuan. Serta memberikan alternatif pandangan dalam beragama yang terlalu tekstual.

Hal itu diaminkan oleh Ketua MTK PP ‘Aisyiyah, Evi Sofia Inayati. Dia mengamati, dunia digital tidak bisa dipungkiri dapat dijadikan sebagai medan pertarungan ideologi. Pandangan keagamaan ekstrim menurutnya, sangat ekspansif dalam menyebarkan pahamnya di dunia digital.

“’Aisyiyah berada dalam posisi Washatiyah atau tengah-tengah dan ini masih minim disuarakan,” ungkapnya.

Dalam ikhtiar memasifkan gerakan ini, MTK PP ‘Aisyiyah berencana pelatihan serupa akan diselenggarakan kembali dengan peserta yang berbeda dari peserta gelombang pertama ini.(wh/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *