Haedar Sampaikan Tantangan di Milad ke-63 UAD

oleh
iklan

YOGYAKARTA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Selasa (19/12) selenggarakan Upacara Milad ke-63. Pada milad kali ini UAD mendapat tantangan untuk segera memulai pembangunan Auditorium.

Tantangan tersebut disodorkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir. Menurutnya, Auditorium mendesak untuk segera direalisasikan oleh UAD agar agenda-agenda besar kampus tidak meminjam lagi.

“Kami harapkan gedung Auditorium yang masih dalam rancangan bisa jadi rancangannya. Katanya ada tambahan kata Pak Aris (Ketua LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta) salah satu syarat unggul itu kalau pengenalan mahasiswa baru dan wisudah tidak di tempat lain,” seloroh Haedar.

Haedar melanjutkan dengan gurau, bahwa tantangan ini disampaikan pada Upacara Milad ke-63 UAD sekaligus untuk memanasi Rektor, Prof. Muchlas MT. Pasalnya, di Perguruan Tinggi Muhammadiyah lain juga akan memulai proses pembangunan Auditorium, bahkan dilengkapi dengan tower.

“Tetapi tetap seksama, dan jangan besar pasak daripada tiang. Pak Rektor dan hadirin yang terhormat, kami apresiasi atas segala prestasi PTMA yang begitu maju, bahkan jumlah guru besar terus bertambah,” imbuh Haedar.

Selain penambahan guru besar, Haedar juga mengapresiasi UAD dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) lain yang berlomba-lomba menjadi kampus nasional dan global.

Rektor UAD, Prof. Muchlas MT berseloroh, bahwa Auditorium UAD saat ini sedang dirancang. Oleh karena itu, pihaknya meminta doa restu kepada Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir yang datang di acara Upacara Milad ke-63 UAD.

“UAD senantiasa meneguhkan komitmennya sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah, yang mengembangkan fungsi pengembangan ilmu, dakwah, kaderisasi, dan tajdid,” kata Muchlas.

Mahasiswa UAD juga didorong memiliki kemampuan baik kognitif, afektif, dan psikomotorik. Sehingga dapat memahami dan mengamalkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam kehidupan sehari-hari.(wh/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *