Insanify: Platform Dakwah Baru dari IPM untuk Menyapa Kaum Pelajar

oleh
iklan

SURABAYA—Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) resmikan kehadiran platform terbaru mereka, Insanify, pada Jumat (01/12) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Surabaya.

Insanify lahir dari inisiatif dan kepedulian Bidang KDI PP IPM terhadap kebutuhan akan media dakwah yang dapat diakses dengan mudah oleh kalangan pelajar. Melalui platform ini, mereka akan menyajikan konten dakwahnya di berbagai media sosial populer seperti Instagram, TikTok, Spotify, dan YouTube, dengan fokus pada pengembangan podcast.

Heni, perwakilan Bidang KDI, menyampaikan alasan di balik pembuatan Insanify, “Kita melihat dalam satu dekade terakhir banyak bermunculan media dakwah dari berbagai mazhab pemikiran. Media dakwah yang digerakkan dan disegmentasikan untuk kalangan pelajar masih kurang. Terlebih yang secara khusus membawa gaya keberislaman yang berkemajuan.”

Mengenai nama “Insanify,” Heni menjelaskan bahwa itu berasal dari kata “insani,” yang berarti bersifat atau menyangkut kemanusiaan, ditambah dengan sufiks “ify” yang terinspirasi dari platform layanan musik Spotify. “Dalam bahasa Inggris ‘ify’ seperti diindikasikan oleh akar kata seperti ‘beauty’ menjadi ‘beautify’, yang berarti ‘memperindah’, maka Insanify berarti ‘memanusiakan manusia’ atau ‘lebih manusia’,” ungkap Heni.

Heni menegaskan harapan mereka terhadap Insanify, yaitu sebagai media dakwah arus baru yang dapat menjadi rujukan keberislaman kaum muda. “Harapannya dapat menjadi media baru yang mampu mengangkat diskursus tarjih atau sistem tafsir Muhammadiyah dengan gaya baru, yaitu, gaya ‘pelajar’ yang kekinian tapi sekaligus tidak meninggalkan aspek-aspek yang fundamental dalam kehidupan dan juga mampu mengangkat aspirasi-aspirasi dakwah IPM, terutama bidang KDI dari berbagai lini struktur,” pungkas Heni dengan optimisme.(wh/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *