Rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-77, Polres Jepara Gelar Bakti Kesehatan 

oleh
iklan

JEPARA – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-77, Kepolisian Resor (Polres) Jepara  menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah yang di selenggarakan di Aula Mapolres Jepara, Selasa (06/06/2023).

Kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah ini merupakan salah satu upaya dari Polres Jepara untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Donor darah memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah dan kegiatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian, dimana Polri akan menyongsong hari Bhayangkara ke-77 pada tanggal 01 Juli 2023 mendatang dan rangkaian kegiatan sudah mulai pada bulan Juni ini, salah satunya kegiatan bakti Kesehatan donor darah.

“Kami laksanakan donor darah sebagai bentuk bakti Polri terhadap dunia kesehatan yang bertepatan menyambut Hari Bhayangkara ke-77,” ucap Kapolres.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Dandim 0719/Jepara Letkol Inf M. Khusnur Rofiq beserta anggota Kodim 0719/Jepara, anggota Polres Jepara maupun Polsek Jajaran dan anggota Bhayangkari Cabang Jepara.

“Terima kasih juga kami sampaikan selain kepada anggota Polri dan Bhayangkari, juga kepada TNI dari Kodim 0719/Jepara yang turut andil dalam kegiatan ini. Tentunya ini juga bentuk sinergitas kami baik dari Polri maupun TNI,” ujar Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2003 tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan aksi donor darah tersebut berjalan aman dan sukses, semoga aksi kemanusiaan tersebut memberi manfaat dan menolong sesama,” tambahnya.

Diketahui sebanyak 125 kantong darah yang diperoleh dari kegiatan tersebut dan diserahkan langsung kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara.

Sementara Kasidokkes Polres Jepara Iptu Sukardi mengungkapkan, dari sekitar 144 orang pendaftar donor darah, setelah dilakukan skrining akhirnya didapatkan 125 peserta yang boleh mendonorkan darahnya.

“Untuk 19 pendaftar yang tidak diizinkan mendonorkan darahnya dikarenakan beberapa kendala, seperti tekanan darah yang kurang atau berlebih dan kadar hemoglobin yang kurang dan kami persilahkan mereka untuk mengecek kesehatan lanjutan yang tersedia secara gratis,” tutur Sukardi.(den/red)

Pewarta : Mas Raden

Gambar Gravatar
Tulis Deskripsi tentang anda disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *